JAKARTA RADAR GARUDA, (28/09). Sebuah video yang memperlihatkan seorang awak kabin Frontier Airlines mengisi botol air menggunakan air dari tangki pesawat menjadi perhatian pengguna media sosial. Rekaman berdurasi sekitar 43 detik tersebut memperlihatkan proses pengisian air yang dilakukan di dalam kabin pesawat.
Peristiwa itu disebut terjadi dalam penerbangan Frontier Airlines F92342 dengan rute Los Angeles menuju Denver, Amerika Serikat, pada Jumat (25/9). Video tersebut kemudian beredar luas dan memunculkan berbagai komentar dari warganet mengenai standar penyediaan air minum di dalam pesawat.
Menurut laporan One Mile at a Time, air yang digunakan dalam penerbangan berasal dari sistem penyimpanan air di dalam pesawat. Penggunaan air dari tangki pesawat selama penerbangan bukanlah hal yang sepenuhnya baru. Air tersebut dapat digunakan untuk sejumlah kebutuhan di dalam kabin, meskipun standar penggunaan dan pengelolaannya menjadi perhatian tersendiri.
Kualitas air di pesawat sebelumnya juga pernah menjadi objek penelitian. Sejumlah penelitian menemukan adanya persoalan terkait kualitas air pada tangki pesawat tertentu, termasuk kemungkinan ditemukannya mikroorganisme. Namun, kondisi tersebut tidak berarti seluruh air tangki pesawat otomatis tidak aman dikonsumsi karena kualitas air dapat dipengaruhi oleh sistem pengolahan, pengisian, pemeliharaan, serta prosedur sanitasi masing-masing maskapai.
Penggunaan air untuk minuman panas seperti kopi dan teh juga menjadi bagian dari perdebatan. Pemanasan dapat mengurangi sejumlah mikroorganisme, sementara air yang disajikan tanpa proses pemanasan memunculkan pertanyaan berbeda mengenai standar keamanan dan pengelolaannya.
Tuai pertanyaan soal pelayanan
Video tersebut menjadi sorotan karena air dari tangki dimasukkan ke dalam botol air minum kemasan. Kondisi ini membuat sebagian pengguna media sosial mempertanyakan apakah tindakan tersebut merupakan prosedur resmi atau keputusan individu awak kabin.
Pertanyaan lain berkaitan dengan kebijakan Frontier Airlines sebagai maskapai berbiaya rendah atau low-cost carrier (LCC). Dalam model bisnis tersebut, sejumlah layanan tambahan, termasuk makanan dan minuman, umumnya dikenakan biaya terpisah.
Air minum kemasan yang dijual kepada penumpang juga menjadi salah satu produk tambahan dalam penerbangan Frontier Airlines. Berdasarkan informasi yang beredar, harga sebotol air dapat mencapai sekitar US$4,29.
Meski demikian, sejumlah pengalaman penumpang yang beredar di internet menyebutkan bahwa awak kabin dapat memberikan air dalam gelas, air panas, atau es dalam kondisi tertentu tanpa biaya tambahan.
Menunggu penjelasan maskapai
Peristiwa tersebut kemudian memunculkan pertanyaan mengenai prosedur pelayanan air minum di dalam pesawat, khususnya ketika penumpang meminta air tanpa membeli air kemasan.
Hingga laporan ini disusun, belum terdapat penjelasan resmi yang memastikan apakah tindakan dalam video tersebut merupakan bagian dari prosedur operasional Frontier Airlines atau tindakan individual awak kabin.
Kejadian ini sekaligus kembali menyoroti pentingnya standar pengelolaan air di dalam pesawat. Bagi penumpang, transparansi mengenai sumber air, proses pengolahan, serta aturan penyajiannya menjadi faktor penting untuk memastikan layanan penerbangan memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan.(arfi)
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar