Daerah

Detik-detik Mencekam! Lagi Asik Nonton Konser di Klaten, Penonton Dihujani Abu Erupsi Gunung Merapi

  • Bella
  • Minggu, 27 September 2026
  • menit membaca
  • 34x baca
Detik-detik Mencekam! Lagi Asik Nonton Konser di Klaten, Penonton Dihujani Abu Erupsi Gunung Merapi

KLATEN (27/9) - Momen yang seharusnya penuh euforia berubah jadi kepanikan. Ribuan penonton yang tengah asik menikmati konser musik di kawasan Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026) malam, tiba-tiba dihujani abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

Konser yang digelar di lapangan terbuka itu mendadak gelap dan sesak. Dari atas panggung, vokalis sempat berhenti bernyanyi setelah melihat langit berubah kelam dan abu tipis mulai turun membasahi panggung, sound system, dan penonton.

"Awalnya dikira gerimis, ternyata pas dipegang tangan jadi abu hitam. Perih di mata," ujar salah satu penonton asal Kemalang.

Berdasarkan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Gunung Merapi memang meluncurkan awan panas guguran pada Sabtu malam pukul 20.34 WIB dengan jarak luncur 2.000 meter ke arah selatan, mengarah ke alur Kali Boyong di Sleman. Amplitudo tercatat 48,66 mm dengan durasi 129 detik.

Tak lama setelah itu, hujan abu dilaporkan mengguyur wilayah Boyolali dan Klaten, termasuk Kecamatan Kemalang, Musuk, dan Cepogo. Dampaknya abu terasa lebih tebal dan bercampur pasir halus.

Panitia konser langsung menghentikan acara dan mengimbau penonton untuk memakai masker dan segera mencari tempat aman. Beberapa alat musik dan lighting ditutup terpal agar tidak rusak.

BPPTKG masih menetapkan status Gunung Merapi di Level III Siaga dan meminta warga untuk menjauhi radius bahaya 3-7 kilometer dari puncak, serta mewaspadai bahaya lahar dingin saat hujan.

Hingga malam ini, tidak ada laporan korban luka, namun konser resmi dibubarkan lebih awal demi keselamatan. (Bll)

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar