Ekonomi & Bisnis

Kadin Dorong Insentif untuk Perkuat Industri Tekstil Nasional

  • Arfi
  • Kamis, 24 September 2026
  • menit membaca
  • 27x baca
Kadin Dorong Insentif untuk Perkuat Industri Tekstil Nasional

Jakarta Radar Garuda, (24/09). Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendukung langkah pemerintah menyiapkan insentif untuk memperkuat industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengatakan insentif berupa tax holiday maupun tax allowance diperlukan untuk menjaga keberlangsungan sekaligus meningkatkan daya saing industri TPT.

"Kami mendukung dengan adanya insentif-insentif tersebut dan juga mendukung fakta bahwa Danantara juga ikut mengambil peran untuk membantu industri tekstil ini," kata Anindya di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, industri tekstil masih memiliki prospek karena produk tekstil, garmen, dan alas kaki menjadi salah satu komoditas ekspor penting Indonesia, termasuk ke pasar Amerika Serikat dan Eropa.

Anindya menilai penguatan industri juga perlu diikuti dengan modernisasi teknologi. Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan robotik dinilai dapat membantu industri meningkatkan efisiensi serta menentukan posisi yang tepat dalam rantai pasok global.

Sementara itu, pemerintah tengah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk memperkuat sektor TPT. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan penguatan industri tekstil menjadi perhatian pemerintah karena sektor tersebut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan ekspor.

Langkah yang dibahas antara lain harmonisasi tarif dari sektor hulu hingga hilir, kemudahan bahan baku, serta penertiban impor yang dinilai mengganggu industri dalam negeri.

Pemerintah juga membahas restrukturisasi perusahaan tekstil guna mendorong investasi dan memperkuat modal kerja.

Airlangga menyebut industri TPT saat ini berkontribusi sekitar 0,97 persen terhadap PDB Indonesia, menyerap sekitar empat juta tenaga kerja, serta menghasilkan nilai ekspor sekitar 12 miliar dolar AS.(arfi)

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar