JOMBANG (20/9) - Pesan berantai di WhatsApp bikin heboh jamaah umrah di Jombang. Isinya: PT Anisa Ahmada Travelindo, bagian dari ITS Grup yang kantor pusatnya di Jl KH Wahid Hasyim No 172 Jombang, disebut pakai skema ponzi dan akan diblokir Kemenhaj, owner-nya menghilang.Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jombang, Ilham Rohim, langsung buka suara Kamis (18/9/2026):"Untuk Kemenhaj terkait skema Ponzi pada PT Anisa, kami belum tahu itu skema Ponzi atau bukan," ujarnya.
enurut manajemen ITS, masalahnya bukan kabur, tapi agen tiket nakal.
1. Dana sekitar Rp15 miliar sudah ditransfer ITS ke agen tiket langganan
2. Tapi agen tersebut tidak mau mengeluarkan tiket jamaah
3. Akibatnya semua jadwal keberangkatan & kepulangan geser
Kemenhaj Jombang mengaku sudah menerima bukti transfer Rp15-an miliar dari Direktur ITS ke agen tiket tersebut."Uangnya si ITS itu sudah dikirim Rp15 an miliar ke agen tiket. Nah, ternyata agen tiket itu tidak mau mengeluarkan tiket, sehingga semua jadwal itu bergeser semuanya," jelas Ilham.
Sampai Jumat sore ini, tidak ada laporan resmi owner menghilang ke polisi. Pihak travel masih bisa dihubungi Kemenhaj dan masih kooperatif menyerahkan dokumen. Namun jamaah yang jadwalnya molor tetap panik, karena isu di WA menyebut owner kabur.Kemenhaj minta jamaah tenang dan tidak termakan broadcast tanpa sumber jelas. Mereka masih dalami apakah ini murni wanprestasi agen tiket atau ada indikasi ponzi seperti First Travel dulu yang merugikan Rp905 miliar.Kalau kamu termasuk jamaah Anisa, coba cek langsung ke kantor Kemenhaj Jombang atau kantor pusat ITS bawa bukti kwitansi. (BLL)
Hukum & Kriminal
HEBOH! Owner PT Anisa Travel Jombang Digosipkan Kabur - Jamaah Panik Rp15 Miliar Raib?
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar