Ekonomi & Bisnis

Ekonomi kreatif dinilai berperan perkuat rantai nilai industri halal

  • Arfi
  • Sabtu, 19 September 2026
  • menit membaca
  • 22x baca
Ekonomi kreatif dinilai berperan perkuat rantai nilai industri halal

 

JAKARTA, RADAR GARUDA, (19/09). Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif mendorong pelaku ekonomi kreatif mengambil peran lebih besar dalam pengembangan industri halal nasional.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan ekonomi kreatif memiliki posisi strategis dalam membangun produk halal yang inovatif, bernilai tambah, dan mampu bersaing di pasar internasional.

Menurut Riefky, pengembangan industri halal tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan ketentuan keagamaan, tetapi juga mencakup aspek kesehatan, keamanan, serta tren gaya hidup konsumen.

“Produk ekonomi kreatif memiliki peluang besar untuk memperluas pasar melalui penguatan identitas, kualitas, dan jaminan halal,” ujar Riefky dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Ia menilai sertifikasi halal dapat menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat posisi produk kreatif Indonesia di pasar global.

Riefky menambahkan, pelaku usaha di sektor fesyen, kuliner, kosmetik, kriya, dan subsektor kreatif lainnya perlu memanfaatkan peluang tersebut dengan meningkatkan kualitas produksi serta memenuhi standar yang berlaku.

Pemerintah, kata dia, akan terus mendorong kolaborasi antara pelaku ekonomi kreatif, lembaga sertifikasi, industri, dan pemangku kepentingan lainnya guna memperkuat rantai nilai industri halal nasional.(arfi)

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar