Lifestyle

Batik Pekalongan Curi Perhatian Dubes Amerika Serikat di Washington DC

  • Bella
  • Sabtu, 19 September 2026
  • menit membaca
  • 27x baca
Batik Pekalongan Curi Perhatian Dubes Amerika Serikat di Washington DC

PEKALONGAN / WASHINGTON DC (19/9) - Batik Pekalongan kembali membuktikan diri sebagai warisan dunia yang tak lekang oleh zaman. Kali ini, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia kepincut langsung dengan karya batik tulis asli buatan seniman Pekalongan.Dalam sebuah pameran wastra dan diplomasi budaya yang digelar Kedutaan Besar RI di Washington DC, batik karya seniman senior Pekalongan menjadi pusat perhatian. Menurut laporan, Dubes AS terpesona dengan motif khas Pekalongan yang terkenal dengan warna cerah, motif flora-fauna yang kaya, dan akulturasi budaya Tionghoa, Arab, dan Belanda. Salah satu motif yang paling diminati adalah Batik Buketan, Tujuh Rupa, dan Jlamprang - motif asli Pekalongan yang sudah dikenal dunia sejak abad ke-19."Batik Pekalongan itu unik, warnanya berani, motifnya hidup, tidak kaku seperti batik keraton. Ini yang bikin orang Amerika suka," ujar salah satu perajin.Pekalongan sendiri bukan kota batik sembarangan. Sejak 2009 batik ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda, dan Pekalongan ditetapkan sebagai Kota Kreatif Dunia untuk kategori Crafts and Folk Art oleh UNESCO.Kisah Dubes AS yang kepincut batik ini mirip kisah Donna Backues, warga Philadelphia AS yang sampai belajar membatik 2 tahun di pabrik batik milik orang Pekalongan di Bandung karena cintanya pada batik tulis, hingga akhirnya ia memenangkan kompetisi batik di KBRI Washington dan menjadi guru batik di Amerika.Pengerjaan batik Pekalongan yang ditampilkan di pameran tersebut dipercayakan kepada pembatik senior seperti Nur Cahyo dan perajin muda Azmi Alqamad Aqsa, yang karyanya pernah dipakai untuk Batik Kolaborasi ASEAN.Dengan kepincutnya Dubes AS ini, diharapkan batik Pekalongan semakin terbuka pasar ekspornya ke Amerika Serikat dan menjadi alat diplomasi budaya yang ampuh.
(BLL)

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar