HULU SUNGAI SELATAN (18/9) Tragedi memilukan menimpa satwa endemik kebanggaan Kalimantan. Sebanyak 12 ekor bekantan ditemukan mati terpanggang akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Balimau, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalsel, Minggu (13/9/2026).Kepala BKSDA Kalsel, Agus Ngurah Krisna, membenarkan temuan tersebut. Selain 12 bekantan, petugas juga menemukan satu ekor ular piton dan satu ekor king kobra yang ikut hangus terbakar."Habitatnya memang terfragmentasi, jadi tidak satu hamparan yang menyatu, tetapi terpisah-pisah," ujar Agus, Senin (15/9/2026).Kondisi habitat yang hanya seluas 2-3 hektare dan terpisah oleh jalan, ditambah kobaran api besar dan angin kencang, membuat bekantan yang dikenal sebagai monyet belanda ini tidak mampu menyelamatkan diri. Api dilaporkan menghanguskan 80 persen lahan milik warga yang menjadi wilayah jelajah mereka.Diperkirakan masih ada sekitar 60 ekor bekantan di kawasan tersebut. Seluruh bangkai satwa dilindungi yang ditemukan telah dikuburkan petugas, sementara BKSDA Kalsel masih melakukan pemantauan untuk mencari kemungkinan satwa lain yang selamat namun butuh evakuasi.Bekantan adalah satwa dilindungi yang populasinya kian terancam punah akibat kerusakan habitat. (BLL)
Daerah
Tragis! Tidak Mampu Selamatkan Diri, 12 Bekantan Mati Terpanggang Akibat Karhutla di Kalsel
- Bella
- Jumat, 18 September 2026
- menit membaca
- 27x baca
Kirim Komentar
Berita Terkait
KAPAL BERMUATAN KAPAL TENGGELAM DI MERAUKE, 1 KRU HILANG DITELAN OMBAK
- Kamis, 08 Oktober 2026
Charger PowerBank Korsleting,Rumah Pensiunan TNI Di Pakisaji Malang Terbakar,Rugi 250 Juta
- Kamis, 08 Oktober 2026
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar