Jakarta,Radar Garuda(10/10)-Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda mengalami peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan pada Jumat, 9 Oktober 2026.
Berdasarkan data evaluasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Badan Geologi, tercatat sembilan kali erupsi hingga pukul 19.20 WIB, dengan amplitudo maksimum 55 milimeter dan durasi sekitar 32 detik.
Peningkatan aktivitas tersebut menjadi salah satu pertimbangan kenaikan status gunung api dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga), yang berlaku mulai pukul 21.00 WIB.
Badan Geologi juga mencatat total 14 kejadian erupsi sepanjang 6 hingga 9 Oktober 2026. Masyarakat, nelayan, dan wisatawan diimbau untuk terus mewaspadai perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dan tidak mendekati kawasan radius bahaya yang telah ditetapkan.
(Veve)
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar