Ekonomi & Bisnis

KADIN INDONESIA GELAR RAPAT KOORDINASI NASIONAL 2026, HADIRKAN MENTERI UMKM DAN SOFT LAUNCHING PROGRAM "UMKM NAIK KELAS"

  • Bella
  • Kamis, 08 Oktober 2026
  • menit membaca
  • 15x baca
KADIN INDONESIA GELAR RAPAT KOORDINASI NASIONAL 2026, HADIRKAN MENTERI UMKM DAN SOFT LAUNCHING PROGRAM

JAKARTA (8/10) - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bersama 2026 di Ritz Carlton Mega Kuningan dan Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, pekan ini.Rakornas yang dihadiri pengurus KADIN dari 38 provinsi ini mengusung tema besar "Ekonomi Kerakyatan Untuk Indonesia Mendunia, UMKM Naik Kelas, Ekonomi Berkualitas".Acara dibuka oleh Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Novyan Bakrie dan dihadiri langsung oleh Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman.MENTERI UMKM: JANGAN JADI UMKM TERUS 5 TAHUN

Dalam sambutannya, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan komitmen pemerintah untuk mendorong UMKM agar tidak stagnan."Indonesia kuat kalau UMKM kuat. Cakupan UMKM itu jauh lebih besar dari sekedar kuliner. Kita harus dorong mereka naik kelas, masuk rantai pasok industri besar, dapat pembiayaan inklusif, dan tembus pasar global," ujar Maman di hadapan peserta Rakornas.

 

Ia menyebut pemerintah telah mengalokasikan Rp300 Triliun untuk KUR UMKM yang harus dimanfaatkan maksimal. Senada, Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang hadir di Rakornas KADIN Bidang Koperasi dan UMKM sebelumnya juga berpesan: "Jangan berada di UMKM lima tahun, maksimal lima tahun. Tinggalkan UMKM, naik menjadi besar."

 

SOFT LAUNCHING "UMKM NAIK KELAS"

Puncak acara Rakornas adalah Soft Launching Program Nasional "UMKM Naik Kelas", inisiatif bersama KADIN dan Kementerian UMKM.Ketua Umum Anindya Bakrie menjelaskan narasi utama revisi UU KADIN dan Rakornas 2026 adalah bagaimana membuat pengusaha daerah, terutama UMKM, naik kelas."Bagaimana membuat pengusaha daerah, terutama UMKM, naik kelas? Bagaimana Indonesia bisa maju bersama-sama? 99% unit usaha di Indonesia adalah UMKM, menyerap 97% tenaga kerja dan menyumbang 61% PDB. Ini harus kita kawal," tegas Anindya dalam peringatan HUT ke-58 KADIN

 

Program UMKM Naik Kelas meliputi:

1. Integrasi Rantai Pasok: Membuka jalan agar UMKM masuk ke supply chain industri besar dan BUMN

2. Akses Pembiayaan & Digitalisasi: Pendampingan sertifikasi, akses perbankan, pelatihan kualitas, kemasan, dan digitalisasi pencatatan keuangan

3. Akses Pasar Global: Melalui deklarasi Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor dan fasilitasi ekspor seperti yang didorong KADIN Sulteng bersama Menteri UMKM di Palu

4. Borneo Business Forum & Pameran Daerah: Sebagai wadah promosi produk lokal berkualitas dengan identitas daerah tapi standar global

Rakornas ini juga menjadi persiapan menuju Rapimnas KADIN 28-30 Oktober 2026, di mana seluruh masukan dari Rapimprov 38 provinsi akan dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan nasional."Masukan yang baik adalah masukan yang mulai dari lapangan. Dan lapangan itu ada di daerah," tutup Anindya. (Bll)

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar