LONDON (8/10) - Bursa calon Presiden FIFA 2027 memanas. Mantan bek Tottenham Hotspur asal Swiss, Ramon Vega, resmi mendeklarasikan diri akan maju menantang petahana Gianni Infantino.Vega, 55 tahun, menjadi orang pertama yang secara terbuka menyatakan niatnya bertarung di pemilihan Presiden FIFA yang akan digelar di Rabat, Maroko pada Maret 2027 mendatang.
Vega bukanlah nama asing di London Utara. Ia membela Spurs pada periode 1997-2001 dan turut mengangkat trofi Piala Liga (League Cup) pada 1999, sebelum membantu Celtic meraih treble domestik pada musim 2000-01. Ia juga mencatatkan 23 caps untuk Timnas Swiss dari 1993-2001.
Dalam manifestonya, Vega menegaskan ingin membawa reformasi total di tubuh FIFA.
"Tujuan saya sederhana: melayani sepak bola dan orang-orang yang memberi kehidupan pada permainan ini. Saya maju untuk menyatukan kembali keluarga sepak bola global, memberikan reformasi yang tulus dan berkelanjutan, memodernisasi FIFA untuk abad ke-21, memulihkan stabilitas dan kredibilitas, dan membangun kembali kepercayaan," kata Vega.
Asosiasi Sepak Bola Swiss bahkan menjadi federasi terbaru yang menarik dukungannya untuk Infantino, menyusul Inggris, Wales, Prancis, dan beberapa negara Eropa lainnya.
Ini bukan percobaan pertama Vega. Ia sempat menjajaki pencalonan pada 2015, 2019, dan 2022 namun gagal mendapatkan minimal dukungan 5 federasi anggota FIFA. (Bll)
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar