HEFEI, PERSBARU (4/10) - Ambisi China menciptakan energi tak terbatas selangkah lagi menjadi kenyataan. Proyek matahari buatan China telah memasuki fase konstruksi paling krusial dan hampir rampung.Proyek yang memiliki nama resmi Burning Plasma Experimental Superconducting Tokamak (BEST) ini dilaporkan telah dikirim dan dirakit di kampusnya di Hefei, Provinsi Anhui, menurut laporan China Central Television, Sabtu (4/10/2026).
Saat ini konstruksi mesin utama BEST telah memasuki fase perakitan bertingkat empat. Bentuknya digambarkan seperti 'tong termos' raksasa berlapis-lapis, terdiri dari bejana vakum sebagai ruang tungku reaksi fusi, perisai termal sebagai isolasi super, dan magnet toroidal yang menghasilkan medan magnet ultra kuat untuk menahan plasma suhu tinggi
Sejumlah komponen utama telah dikirim sejak Juli dan perakitan sudah berjalan lebih dari setengah jalan.
Target Selesai 2027, Nyala 2030
Menurut rencana, konstruksi fisik BEST secara keseluruhan diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 2027. Setelah itu akan dilanjutkan fase pengujian dan integrasi hingga 2029.
Fasilitas ini ditargetkan untuk melakukan demonstrasi pembangkitan listrik fusi deuterium-tritium pertama dalam sejarah pada sekitar tahun 2030. Eksperimen ini akan mereplikasi prinsip matahari bersinar di Bumi untuk memverifikasi kelayakan pembangkit listrik komersial melalui fusi nuklir terkontrol
Jika berhasil, proyek ini akan menjadi lompatan besar energi bersih dunia — tanpa emisi karbon dan dengan bahan bakar yang hampir tak terbatas. (Bll)
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar