Jakarta(03/10/26)-Pertandingan Timnas Indonesia vs Bangladesh berakhir dengan skor telak 7-2. Tapi bukan skornya yang jadi perbincangan, melainkan papan injury time yang bikin semua orang garuk-garuk kepala.
Awalnya jelas-jelas wasit keempat mengangkat papan 2 menit. Penonton sudah siap-siap peluit panjang dibunyikan. Eh, kok malah jadi 7 menit? Netizen langsung rame, ada yang bilang settingan, ada yang bilang wasit ngulur waktu.
Faktanya, ini kronologi sebenarnya yang terjadi di lapangan :
Menit ke-90: Papan tambahan waktu 2 menit resmi ditampilkan.
Menit 90+1 - MOMEN PEMICUNYA:Di saat semua mengira laga selesai, Bangladesh justru mencuri satu gol! Skor berubah 7-2. Pemain Bangladesh melakukan selebrasi yang cukup lama, ini otomatis memakan waktu pertandingan.
Menit 90+3 - DRAMA VAR:Belum sempat kick-off, wasit menghentikan laga. Ada insiden di dalam kotak penalti dan gesekan panas antar pemain yang harus ditinjau lewat VAR. Proses pengecekan VAR ini tidak sebentar, memakan waktu hampir 3-4 menit.
Nah, di sinilah banyak yang salah paham!
Banyak yang mengira waktu di papan itu harga mati. Padahal menurut Law 7.3 Laws of the Game dari FIFA,waktu yang ditunjukkan wasit keempat itu adalah waktu tambahan MINIMUM, bukan MAKSIMAL.
Wasit utama punya hak penuh untuk menambah waktu lagi sebagai kompensasi atas waktu yang hilang akibat selebrasi gol, cedera, pergantian pemain, hingga pengecekan VAR.
Jadi, perubahan dari 2 menit menjadi 7 menit itu 100% SAH dan sesuai aturan.
Kesimpulannya, ini bukan drama, bukan settingan, tapi murni mekanisme kompensasi waktu. Hanya saja, komunikasi dan transparansi dari perangkat pertandingan memang harus lebih jelas, agar penonton di rumah tidak salah paham.
(Veve)
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar