JAKARTA (2/10) - Perang antara Amerika Serikat AWAS! Perang AS-Iran Bisa Bikin Harga Minyak Tembus Rp 1,8 Juta Per Barel dan Iran yang belum usai bikin harga minyak dunia kembali mengamuk!
Data terbaru perdagangan Kamis (1/10/2026), harga minyak Brent melonjak 14% sepanjang September, menjadi kenaikan bulanan terbesar sejak Juli 2026. Ini kenaikan tiga hari beruntun.
Rinciannya:
- Minyak Brent: Naik ke US$ 103,50 per barel (Rp 1,85 Juta) bahkan sempat sentuh US$ 106,31
- Minyak WTI AS: Naik ke US$ 90,42 - US$ 93,62 per barel
Kenapa Bisa Naik Gila-gilaan?
1. Selat Hormuz Diblokade: Iran masih tutup Selat Hormuz, jalur 20% pasokan minyak dunia. Akibat blokade laut AS, Iran bahkan tidak memuat minyak ke tanker sepanjang September.
2. Trump Tolak Damai: Presiden AS Donald Trump menolak proposal Iran untuk buka Selat Hormuz dalam 7 hari. Trump menegaskan: "Mereka membuat proposal, tapi saya menolaknya."
3. Pasukan Tambahan: Pentagon dikabarkan akan kirim 1 kapal induk tambahan dan 10.000 personel Marinir ke Teluk Persia, sinyal serangan lanjutan.
Qatar saat ini masih berusaha jadi mediator damai, namun negosiasi alot karena Iran minta sanksi dicabut dan asetnya yang dibekukan dicairkan, sementara AS menolak pelonggaran sanksi.
Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit mengingatkan, selama Selat Hormuz belum dibuka, harga minyak masih sangat sensitif dan berpotensi tembus US$ 110.
Dampaknya ke Indonesia? Harga BBM non-subsidi dan ongkos logistik terancam naik! (Bll)
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar